Troyka; Band Jazz Fusion dari Negara Inggris Raya

Troyka membawa musik beraliran fusion, alias campuran antara rock dengan jazz. Sebagai penggemar baru musik jazz, track demi track dalam album terbaru mereka Ornithophobia butuh saya pahami dulu baru bisa menikmatinya. Sebagaimana halnya basic dalam genre fushion, akan terdengar lebih banyak gitar dan rock, tidak jauh berbeda dengan musik rock itu sendiri. Tapi tidak perlu khawatir, dengan gangguan gendang telinga karena tidak ada ceritanya drum dipukul sekereas-kerasnya maupun scream vokalis yang artikulasinya tidak jelas.

Troyka; Band Jazz Fusion dari Negara Inggris Raya
Sumber gambar: oxfordshireguardian.co.uk

 

Chris Montague, Joshua Blackmore, dan Kit Downes adalah generasi muda London yang tidak tertarik untuk terjun bebas dalam kancah musik pop yang menjanjikan ketenaran melebihi musisi lainnya. Troyka diambil dari kata dalam bahasa Rusia, artinya bertiga. Musik “susah” mereka dibuat bersama-sama. Montague bagian mengomposisi melodi di gitar, Joshua blackmore untuk mengatur ketukan, dan sudah bisa ditebak untuk organ dipegang Oleh Downes, alumni dari Norwich School dan pernah bergabung dengan band Empirical. Band itu ditinggalkannya dan memilih mengembangkan kemampuan jazz bersama dua personel Troyka.

Album Ornithophobia, rilis pada Januari 2015, pada track Arcades, saya dibawa memasuki nuansa jazz yang jinak, funk dan swing yang turut masuk di sana. Semenit kemudian, barulah telinga saya mulai dikacaukan dengan ketukan-ketukan drum yang cepat serta melodi-melodi gitar. Track kedua, Life was Transient pun demikian, pemanasan dengan yang diikuti dengan naiknya beat lalu pelan dan naik lagi. Cara paling asyik menikmati musik ini adalah dengan memejamkan mata dan membayangkan mereka nge-jam dengan hangatnya. Memasuki track ketiga sampai terakhir, Seahouses, Troyka sudah seperti candu yang bikin enak ketika masuk ke dalam aliran darah. Ikuti musiknya tanpa harus bertanya terlalu banyak.

Diskografi:

2009 – Troyka

2012 – Moxxy

2015 – Ornithophobia

 

Jogja, 8 Mei 2015

Nisrina Lubis

Nisrina Lubis

Saya menganggap blog ini sebagai rumah virtual. Segala yang saya sukai, saya tuliskan di sini, tanpa kecuali. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Menuliskan komentar sama sekali bukan kewajiban.
Nisrina Lubis

Leave a Response