Arrested Development (2003-); Serial TV Kisah Keluarga Yahudi yang Penuh Kegokilan

Arrested Development (2003-); Serial TV Kisah Keluarga Yahudi yang Penuh Kegokilan
Arrested Development (2003-). Sumber gambar: IMDB

Arrested Development serial komedia yang tidak membosankan untuk ditonton. Di samping jalan ceritanya yang unik, akting para pemainnya, antara lain Jason Bateman (Michael Bluth), Portia De Rossi DeGeneres (Lindsay Bluth), dan Michael Cera (George Michael Bluth) terbilang luwes.

Arrested Development berawal dari ditangkapnya George Bluth oleh pihak yang berwajib karena kasus penggelapan uang di perusahaan. Mau tidak mau, Michael harus menggantikan posisi ayahnya yang untuk sementara mendekam di penjara. Tidak hanya itu saja, Michael yang tinggal bersama putranya George Michael turut membuka pintunya untuk menampung anggota keluarganya, yaitu Lindsay, saudara kembarnya yang bersuamikan Tobias Funke dan memiliki satu putri Maeby. Ada pula kakaknya Gob yang berprofesi sebagai pesulap tapi tidak pernah sukses dengan trik-trik sulapnya. Sementara itu, sang ibu tinggal dirumahnya sendiri bersama adik bungsu Michael yang sangat manja bernama Buster.

Konflik-konflik Arrested Development, tentu saja tidak jauh-jauh dari lingkungan keluarga yang merembet ke kantor. Misalnya saja Michael yang kerepotan melacak pengeluaran perusahaan yang cukup besar yang pernah dipergunakan ayahnya. Ada pula Lindsay dan suaminya yang tidak mau mencari pekerjaan sehingga selalu meminta uang pada Michael. Tapi konflik tidak hanya berhenti sampai di situ-situ saja. Serial yang berdurasi 20 menit per episode ini juga menyinggung soal Perang Irak, mengingat musim pertama serial ini dibuat ketika perang tersebut bergejolak. Arrested Development juga banyak menyinggung soal homoseksual, seperti menyebut kata gay.

Nah, kalau Anda menyukai serial TV komedi yang tidak membosankan, pilih aja yang satu ini.

Nisrina Lubis

Nisrina Lubis

Saya menganggap blog ini sebagai rumah virtual. Segala yang saya sukai, saya tuliskan di sini, tanpa kecuali. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Menuliskan komentar sama sekali bukan kewajiban.
Nisrina Lubis

Leave a Response